Sunday, October 5, 2014

Alhamdulillah... Idul Adha 1435 H


Selamat Idul Adha 1435 H

Mohon Maaf Lahir & Batin

Semoga tahun depan bisa beribadah haji semua ya, aamiin... O:)


Foto:
Thank You, Shiny Rose :)

Yang aku ingin kita selalu baik-baik saja...


Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Aku pergi bukan berarti tak setia, aku pergi demi untuk cita-cita
Maaf bila mungkin kita harus terpisah, relakanlah mungkin ini sudah takdirnya
...

Wohooo... harus kata-kata ini lagi yang terucap, "maaf, lamaaa gak posting" (///_-)
Ternyata September nihil dengan postingan "penting" saya hihihi..

Sesuai dengan bait pertama lagunya Alika di atas, saya selama ini pergi (baca: ngilang) bukan karena lupa sama blog ini tapi karena ada impian lain di real life yang harus saya wujudkan. Boleh kan ya? Didukung didukung? Oke sip (y). Kalo sebelum ini saya masih yang rajin banget ngapelin blog (bisa dari pagi sampai malem banget), sekarang boro-boro blog, fb aja rasanya jarang banget diupdate. Yah ini lah masa-masa adaptasi yang sedang saya coba habiskan, teman-teman.. :)

Lagi-lagi, banyak hal sebenarnya yang ingin saya ceritain di blog "rahasia" ini. Tapi, sekalipun mungkin pembacanya gak ada yah (hihihi) rasanya saya tetap harus bijak menggunakannya, bijak apa-apa aja yang boleh saya posting. Yaaa ada sih postingan saya kemarin yang berbau-bau galau tapi tetap sebisa mungkin saya harus membuatnya seabstrak-abstraknya :D

...
Ku tak ingin ada benci, ku tak ingin ada caci
Yang aku ingin kita slalu baik-baik saja
...

Itu kenapa dibold ya lirik yang itu? Hihihi...
Diartiin secara umum aja sih. Saya ingin saya dengan siapapun selalu baik-baik saja. Gak ada benci, gak ada ribut-ribut, gak ada sebel-sebelan apalagi sampai dendam. Kadang.. cara saya berekspresi, berbicara, tersenyum atau bahkan muka saya aja nih dibaca sebagai 1 kata "galak" tapi beneran deh ini muka cetakannya emang uda gini hehe.. Kerutan di antara 2 alis susah ngilanginnya. Bentuk bibir juga emang uda begini kalo gak senyum, senyum pun entah mengapa tarikan garis yang muncul di sebelah kanan aja jadi kelihatan seperti sinis mungkin ya buat yang ngelihat. Kalo dari tutur kata, saya akui saya kaku. Kalo ngomong, keluarnya nada-nada serius. Dibawa bercanda, seringnya lawan bicaranya bingung kalik ya "ini bercanda apa mau ngajak berantem sih" :D 

...
Kenangan kita takkan ku lupa ketika kita masih bersama
Kita pernah menangis, kita pernah tertawa, pernah bahagia bersama
Semua akan selalu ku ingat, semua akan slalu membekas
Kita pernah bersatu dalam satu cinta dan kini kita harus terpisah
Aku pergi...

-alika/aku pergi-

Tuuu kan bener, abstrak :)

PS:
Foto cantik "sabar itu indah" pinjem dari sini ya. Thank You... :)


Super Syukur,
Dinda

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Sunday, August 3, 2014

Eid Mubarak 1435 H


Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Uda H+6 lebaran yaaa... gak kerasa >.<
Cepet juga Romadhon selesai. Rutinitas sahur, puasa, berbuka, tarawih, tadarus dan ibadah lainnya udahan sampai di bulan Romadhon yang akan datang. Kebersamaan dengan keluarga juga rasanya jadi beda ya dengan waktu Romadhon, hehe.. Acara religi ala Romadhon di TV juga uda gak ada lagi hehehe...

Dalam kesempatan ini, saya dan seluruh keluarga besar mengucapkan: 

Taqobbalallahu minna wa minkum 
Semoga Allah menerima amalanku dan amalan kalian semua


Mohon dimaafkan untuk semua kesalahan selama ini ya..
Semoga kita semua dapat dipertemukan kembali di Romadhon tahun depan..
Aamin aamiin aamiin O:)

Tetep saya sisipin lirik lagu yaaa...
Ini ada 1 lagu yang enak buat saya. Kalo diputer bisa pas bikin makin meneteskan airmata karena pisah dengan Romadhon. Lagu lama. Kasetnya sering diputer ayah saya waktu saya masih kecil dan Alhamdulillah kasetnya masih ada sampai sekarang tapi covernya entah ada dimana jadi judul dan lagunya lupa. Mohon maaf untuk pemilik lagu :)

Ya Allah Ya Robbi, Tuhan Yang Maha Rahmat
Berlinang airmata berpisah dengan Ramadhan
Serasa belum puas hati ini berpesta ibadah 
Idul Fitri datang, Ramadhan pun segera berpisah

Tarawih dan tadarus pun akan segera lenyap
Meriahnya ibadah di kala malam kembali senyap
Sudahkah nilai takwa yang kita harapkan
tercapai sebagai hasilnya ibadah Ramadhan

Alangkah duka nestapanya jiwa yang fitrah
bercumbu dengan Ramadhan selesai sudah
Hari-hari penuh onak dan duri datang menanti 
kembali setan nafsu akan saling membantu

Oh Ya Robbi mungkinkah hamba jumpa kembali 
dengan Ramadhan suci sebelum batin hamba mati
Panjangkan umur hamba barang setahun lagi 
Hamba rindu dengan Ramadhon-Mu yang suci

-unknown-

Alhamdulillah pake tangsis, tangan narsis XD

Super Syukur,
Dinda

Wassalamu'alaikum warohmaatullaahiwabarokaatuh

Thursday, July 10, 2014

Apa kabar, 1stion.blogspot.com ?


Bogor, 24 Desember 2013

Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Hai, blog-ku... :D
Hai, teman-teman yang gak sengaja nyasar di sini... XD

Lama kalih yaaa saya gak posting apelah. Terakhir tanggal 15 Maret loh ehehehe.. -___- 

Alhamdulillah, yang penting sekarang uda tergerak lagi untuk ketak-ketik sesuatu. Mungkin hanya sekedar "pengisi" postingan di blog tapi gapapa, buat saya.. ini terapi untuk belajar berekspresi ;)

Belakangan ini, gak kemana-mana. Masih di kursi dan meja yang sama, hanya aktivitasnya aja yang sedikit berubah. Jualan. Jualan ini, jualan itu, nyari jualan ini, nyari jualan itu. Dan berhasil menemukan dan ditemukan pembeli pertama itu ternyata efeknya luar biasa banget yah? Yang tadinya coba-coba aja jadi keterusan coba-coba-coba-coba-coba-coba-coba terusss sampai dapat pembeli dan InsyaAlloh pelanggan selanjutnya. Nah, itu kayaknya yang bikin saya jadi agak "lupa" mengupdate blog ini. Maaf ya, blog *elus-elus layar laptop*

Foto di atas, foto adik saya. Uda pada tau kan??? (lah, emang adiknya artis apa?)
Alhamdulillah tanggal 6 kemarin uda 13 tahun. Masih percaya gak percaya Bila uda sebesar sekarang. Dia masih kelas 6 SD aja waktu itu, saya uda ngerasa nih anak uda besar banget. Sekarang, dia uda kelas 1 SMP buset dah tambah makin banyak aja perubahan ala remaja pubernya. Emosi-emosinya uda hampir gak seperti adik lucu si mbaknya lagi, yang masih suka nyiumin pipi buletnya diem-diem kalo dia uda terlelap bobok hehehe... Gapapa ga nyiumin pipinya lagi, yang penting Nabila tumbuh jadi anak yang sehat dan baik akhlak juga ibadahnya.

Btw, saya sisipin lirik lagu lagi boleh ya? Lagunya enak, liriknya bagus dan pas untuk nyadarin diri ini yang mungkin lagi khilaf. Entah itu males-malesan apalagi hampir putus asa. Yuk, coba-coba-coba-coba-coba-coba-coba terusss bangkit! *hashtag kode*... :D


Kadang terasa sulit untuk mensyukuri apa yang ada, apa yang ada
Atau memang hanya kita saja yang tak puas dengan apa yang ada, apa yang ada

Tak semua orang bisa punya kesempatan yang sama
Andaikan engkau dapat membuka mata

Kita bisa rasakan bahagia asalkan kita terus percaya
Sadari semua makhluk tercipta tuk saling dapat menjalani hidup ini bersama

Setiap detik yang kau jalani oh sungguh sangat berarti, jangan pernah kau sia-siakan
Semangat yang masih terpendam, jangan biarkan tenggelam
Marilah arungi arus kehidupan

Jangan engkau ragu, aku di sini untukmu walaupun tak slalu di raga yang sama
Karena ku pasti kan menghampiri, badai pun takkan menghakimi
Namun sinarnya kan menjaga jelas arah kita

Kita bisa bila percaya mewujudkan mimpi-mimpi kita bersama
Kita kan raih bahagia mengubah semua harapan jadi nyata

-ran feat tulus/kita bisa- 


Akhirnya, sampai ketemu di postingan selanjutnya ya. Maaf beribu maaf buat postingan yang "lompat-lompat" ini hihihi.. Selamat menjalankan ibadah puasa.. :)

Super Happy,
Dinda

Wassalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Saturday, March 15, 2014

Kaset vs High Heels

Koleksi Kaset Saya vs Geek in High Heels

Alhamdulillah... 14 Januari kemarin Geek in High Heels akhirnya ada di tangan saya juga. Saya pengen banget punya Geek ini High Heels karena saya udah jatuh cinta duluan sama penulisnya, Mbak Octaviani Nurhasanah. Setelah baca buku terbitan Stiletto Book ini, jatuh cinta saya tentu ke pemeran utamanya. Yeah, the geek Athaya. 

Athaya, banyak yang ada di dia yang saya ingin punya juga. Seperti, pilihan menggeluti profesi freelance. Ketika ditanya Tante Rina, "Kenapa gak kerja kantoran aja sih? Kan sayang kamu uda kuliah mahal-mahal....". Si geek Athaya ini jawab, "Saya lebih suka bekerja di rumah, Tante. Gak cocok kerja kantoran.". Dan jawaban Athaya tersebut adalah bagian yang saya pengen banget bisa ucapkan tapi saya belum ada di posisi seberani itu *curhat*. Athaya kerja gak terikat dengan jam kantor. Dia punya waktu kerja yang fleksibel yang bisa dia sesuaikan dengan klien. Kenapa dia bisa? Karena dia punya keahlian. Keahlian yang pasti mahal, dari segi finance apalagi kepuasan. Kedua, dari penghasilan yang dimiliki, Athaya bisa membeli (saya rasa) apapun yang disuka. Karena Athaya tergila-gila dengan high heels, Athaya bisa beli heels apapun yang di inginkan. Ketiga, akhirnya Athaya punya cowok yang tulus menawarkan hatinya. Bahkan, cowok itu langsung 2. Kalau Athaya milih Kelana, saya mau banget gantiin dia untuk bersanding di pelaminan dengan Ibra XD

Kesamaan saya dengan Athaya yang kali ini baru bisa saya miliki (mungkin) adalah "kegilaan". Athaya gila dengan heels, sementara saya gila dengan kaset. Gak banyak sih jumlahnya tapi diantara benda yang saya miliki, kaset jadi satu-satunya yang dengan sadar saya impikan dan berani saya wujudkan. Walau ini kaset koleksi lama, kalau sekarang kaset masih diproduksi mungkin saya masih usaha membeli. CD? Dari segi harga, bukan kesenangan lagi yang saya utamakan tapi pertimbangan kalau masih banyak yang bisa saya manfaatkan dengan uang seharga CD. Atau saat ini saya belum cukup uang untuk membeli CD? Mungkin juga. Kalau sudah perhitungan begini, mungkin saya masuk kategori bukan geek lagi yaaa ._.

Kalau fisiknya yang gak lagi saya koleksi tapi percayalah, lirik dan alunan melodi banyak lagu kesukaan masih saya tulis. Di sini, di dalam hati ini hihihi...

Double Triple Artist vs Geek in High Heels

Dari koleksi yang ada, awal banget saya membeli kaset yaitu kasetnya Sherina. Waktu itu lagi rame-ramenya Film Petualangan Sherina. Karena kehabisan tiket nonton dan agak jauh untuk balik lagi ke bioskop sementara lokasi bioskop di Surabaya dan rumah saya masih di Kamal Madura, akhirnya saya minta dibeliin aja kaset soundtracknya. Lagunya enak-enak. Liriknya juga banyak ngajarin kebaikan untuk saya pribadi yang masih kelas 5 SD waktu itu. Setelah punya kaset Sherina inilah, saya mulai menyisihkan uang untuk membeli kaset yang saya suka (tapi kadang juga suka nodong ke ayah). Waktu itu harga kaset rata-rata sekitar Rp. 19.000, bahkan album Petualangan Sherina ini Rp. 16.000.

Masih banyak lagi pengalaman saya dengan kaset-kaset ini. Dari yang kalo beli nitipnya ke kakak yang SMAnya di Surabaya, tempat beli kaset terjauh di Disctara Mall Kelapa Gading, kebanggaan saya dengan kaset yang terlabel Lunas PPN, dll. Mungkin nanti saya ceritakan di postingan lain.

Akhirnya... ini kegilaanku, apa kegilaanmu? :D

 OST Petualangan Sherina vs Geek in High Heels

Blue and The Corrs vs Geek in High Heels

OST At the Dolphin Bay vs Geek in High Heels

Wednesday, March 5, 2014

Gowes

Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Semangat pagiiiiiii... :D

Cus aja, kembali ke tema #latepost lagi kali ini (sambil melatih kemampuan bercerita dan menulis heheee). Ini cerita saya tentang gowes. Gowes dengan jarak yang lumayan lebih jauh dari yang sebelumnya :D 

Hari Minggu pertama di 2014, 5 Januari (#latepost banget yaw?). Saya, Bila dan abi pagi itu bersepeda. Saya pribadi inginnya bersepeda di sekitaran rumah aja, gak mau jauh-jauh, takut dengan ramainya kendaraan di jalan raya. Tapi, ayah saya, sebagai pemandu rombongan "the virgin" yang juga pemimpin barisan malah terus saja mengayuh sepeda ke lokasi yang lumayan jauh dari rumah. Taman Bungkul. Lokasi yang menjadi area car free day, yang kayaknya belum pernah samsek saya datangi ._.

Lama gak mengayuh sepeda ternyata rasanya lumayan berat yaaa kaki. Betis terasa jadi semakin mengembang. Nafas juga uda yang cepet banget ngos-ngosannya, huh huh huh. Tapi ada fakta terupdate yang bisa saya rasakan saat itu. Sedikittt demi sedikittt saya menaikkan tingkat keberanian saya mengayuh sepeda di area yang lebih rame dengan kendaraan (walo masih pagi, masih lebih sepi dibanding siang atau malem). Biasanya, parno bingittt cinnn. Waktu gowes ini lumayanlah ada perbaikan (berarti harus banyak latihan tuh, Din).


Selanjutnya, Alhamdulillah... bisa gowes lagi bertiga pas libur Maulid Nabi tanggal 14 Januari. Rutenya sekitaran daerah Kusuma Bangsa. Gak jauh-jauh banget soalnya bingung mau kemana, gak ada car free day sih hari Selasa.

Sayangnya sepeda cuma 3 jadi umi gak bisa ikutan. Sepeda yang saya pake aja juga uda gak gitu bagus. Sampai dari balai kota ke rumah aja bagian kakinya yang sebelah kanan copot jadi gak bisa dipake, otomatis mesti jalan sambil megangin sepeda. Oh yeah, produksi keringet jadi lebih banyak lagi :D

bukti kami gowes bertiga hihih

Sampai sekarang belum ada agenda gowes lagi. Sabtu gak ada car free day, kurang seru. Minggu, si Bila ada jadwal Tapak Suci di sekolah. Begitulah~


Super love,
Me

Wassalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Tuesday, February 25, 2014

Back Song: We Could Be In Love (Cover)

Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Apakah benar disebut juga back song untuk lagu yang terpasang di blog yang terdengar sepanjang blog itu tampil? Hehehe... penting abisss :D

Salah satu aksesoris blog yang ada di blog saya adalah music player. Kenapa? Karena buat saya blogwalking sendiri jadi terasa lebih enak aja, baca postingan sambil ada backsound-backsoundnya heheu. Yaaa walau kadang-kadang, saya sendiri juga sih ini, adanya music player yang play on suka ganggu kalo apa yang dibaca gak kunjung dipahami. Kalo uda gitu, bisa langsung klik stop kok ;)

Pertama kalinya bisa masang music player, saya pake lagunya Katharine Mcphee yang mestinya feat Zachary Levi, Terrified. Sayangnya, untuk blog (kayaknya sih) koleksi lagu khusus Terrified belum ada yang versi duetnya. Kayaknya sih ya, soalnya saya belum nemu-nemu :(
Karena alasan kurang seru gak ada Zachary tadi dan waktu itu juga kayaknya music playernya lagi korup akhirnya saya ganti backsound blog ini.

Suatu hari, dari twitter saya nemuin soundcloudnya Adera . Lalu tanpa ijin langsung (hihi...) saya pakelah  yang ini. Lalu sekian lumayan lama (bahasa apa ini heheh) akhirnya mood saya sampai pada "aku pengen ganti lagu baru". Entahlah, lagi-lagi saya mengunjungi soundcloudnya Adera dan nemuin lagu yang sedang Anda dengar sepanjang blog ini berlangsung *alah*. Saya gak yang lagi jatuh cinta atau kesemsem sama cowok cakep, catet. Tapi, dengerin lagu ini, dengerin genjrengan gitarnya Adera, suaranya Mytha Lestari lalu suara Adera bikin saya ketagihan untuk dengerin dan dengerin lagi. Dan sesuai lagunya juga, semoga siapapun yang kesasar ke sini semoga secara gak langsung kita bisa we could be in love ya sebagai teman ;)



 Ini saya lampirin liriknya (ancene senengane mosting lirik ae ._.')
Check it out...

Be still my heart, lately its mind is on its own
It would go far and wide just to be near you
Even the stars shine a bit bright I've noticed when you're closed to me
Tell me how, still it remains a mystery

Anyone who's seen us knows whats going on between us
It doesn't take a genius to read between the lines
And it's not just wishful thinking or only me whos dreaming
To know what these are symptoms of 
We could be in love

I ask myself why I sleep like a baby through the night
Maybe it helps to know you'll be there tomorrow
Don't open my eyes, I'll wake from the spell I'm under makes me wonder how
Tell me how, I could live without you now

And what about the laughter the happy ever after
Like voices of sweet angels calling out our names
But it's not just wishful thinking or only me whos dreaming
I know what these are symptoms of
We could be in love

All my life I have dreamed of this but I could not see your face
Don't ask why two such distant stars can fall right into place

-we could be in love (cover) / adera feat mytha lestari-


Foto Adera minjem dari sini


Wassalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Sabar

You can always make me smile, I try always make you smile

Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Kok lagunya Afgan judulnya Sabar? Awalnya sedikit penasaran. Pas dengerin sedikit cuplikan lagunya, dalam hati nanya, "Mana kata sabarnya?". Pas waktu lagi asik ngepel, gak sengaja denger di radio, "Ohhh kata sabar-nya di depan, bukan di reff". Lalu tiba-tiba ngena' bingit bagian "rahasiakan aku sedalam-dalamnya cintamu", awww memori-memori kehidupan mulai berguguran hehehe... lebay ._.

Sabar, sabarlah cintaku
Hanya sementara kau harus dengannya, 
kau harus bersamanya kini
Sabar, sabarlah cintaku
Takkan selamanya karna sebenarnya
kau tahu sesungguhnya aku

Aku yang paling kau cinta, aku yang paling kau mau
Rahasiakan aku sedalam-dalamnya cintamu
Aku yang pasti kau cinta, aku yang pasti kau mau
Selamanya di hidupmu, aku kekasihmu

-afgan/sabar- 

Dari kecil, saya bisa dibilang hobi banget lari-lari cari kertas dan pulpen/pensil untuk dipake nulis lirik lagu yang lagunya pas ditayangin di TV atau diputer di radio. Pas jaman saya SD, selain banyak yang punya buku kecil khusus yang isinya biodata temen-temen sekelas, ada juga yang punya buku khusus lirik-lirik lagu. Yaaa kayaknya saya juga terobsesi punya buku lirik lagu gitu mangkanya tiap ada lagu favorit berkumandang, jari-jari tangan kanan saya langsung menari-nari tanpa pola, berantakan.

Sampai sekarang, saya masih suka dengan lirik lagu. Bukan lagi untuk ditulis di buku tapi untuk disimpan di komputer. Tapi yang saya suka aja. Kalau yang ngena' isinya, sejak nulis di Catatan Facebook, saya suka banget nyelipin lirik lagu di tulisan saya. Seolah-olah, kalau tulisan (ungkapan hati kalik ya tepatnya heheu) saya itu pelem, lirik lagu yang saya lampirin itu support soundtracknya hehehe... XD

Oke, kembali ke topik. Sabar.

Saya ada sahabat yang nun jauh di sana (serius, ini beneran lebayyy padahal deket aja). Jadi saya gak tahu pasti gimana dia menjalankan hari-harinya yang baru di awal-awalnya. Saya rasa dia enjoy-enjoy aja, saya harap juga gitu. Kayaknya sekarang semakin terasa enjoy. Entahlah. Kalau sampai sekarang pun saya masih yang bertanya-tanya sendiri, mungkin saya cuma ingin belajar memposisikan diri seperti dia. Pffft mata membengkak berhari-hari dulu mungkin, tembok uda banyak cakaran-cakaran kuku yang gak mood dipotong ._. Mungkin saya juga butuh banget Afgan atau sapa aja (hai di luar sana, siapapun yang paham) nyanyiin lagu ini buat saya, berulang-ulang sampai airmata habis, sampai airmata mengerti makna "hanya sementara". Perfecto lebay.

Rahasiakan aku sedalam-dalamnya,

Gak dalam posisi itu aja uda agak-agak bikin pengen nangis nih dengerin Afgan bilang sabar sabar mulu. Suaranya yang agak berat semacam dia bilang sabar sambil ngelus-ngelus kepala, pukpuk pundak, ato sambil meluk. Ah sudah, jangan diteruskan lagi. Kalau Afgan adalah ayah, suami, kakak ato adek kita #rapopo hihihi... ;)

Lirik lagu Afgan ini saya persembahkan untuk semua (yang gak sengaja terdampar di sini pastinya) yang mungkin sedang ada di situasi yang membutuhkan ekstra sabar untuk menghadapinya. Mungkin gak mudah, mungkin bikin pengen "muntah" tapi pasti bisa :')

Sabar, sabarlah cintaku...

Wassalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Kau telah lahirkan cintamu dalam diriku...

Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Dulu sewaktu saya masih kelas 3 atau 4 SD, pernah suatu hari saya mempunyai ide untuk bikin surat yang saya tujukan ke (yang saya anggap) sahabat. Tetangga yang juga kakak kelas saya, Kak Lia. Waktu itu Kak Lia ini ceritanya mau pulang ke Aceh. Gak lama sebenarnya, mungkin sekitar 1 mingguan, saya lupa. Tapi buat saya yang masih SD, itu lama. Satu mingguan itu lumayan bikin saya kecil kehilangan teman bermain, sedih. Sampai akhirnya saya bikinlah surat cinta untuk Kak Lia. Inti surat cinta saya itu adalah bahwa saya cemburu, cemburu kalau Kak Lia lebih dekat dengan teman main kami yang lain. Lalu apa yang terjadi sepulang Kak Lia dari Aceh? Saya berjaga jarak, beberapa hari sampai Alhamdulillah semua kembali normal. Aneh, terkesan jahat tapi buat saya itu surat pernyataan cinta saya ke Kak Lia. Bukan cemburu yang mungkin ingin saya ungkapkan tapi maksud kalau saya sayanggg banget sama Kak Lia, kalau saya gak mau kehilangan sahabat seperti dia, kalau saya bakalan gak kuat kalau Kak Lia tiba-tiba gak mau lagi temenan sama saya. Gitu, hehehe…

Beranjak sedikit remaja, saya pernah refleks menepis sambil meng”heh” dengan intonasi di luar kebiasaan saya ke teman yang bisa dibilang paling dekat. Kenapa? Karena sebelumnya, saya merasa ada kedekatan yang tidak biasa yang saya tangkap dari dia dengan teman lumayan dekat saya yang lain (bingung ya?). Kedua teman yang saya maksud ini perempuan loh, sama seperti saya hehehe…

Lebih remaja lagi, saya juga pernah kalap karena merasa teman duduk terdekat saya di kelas telah mengkhianati saya. Ketika kami pernah saling berlontaran bahwa kami ternyata sama-sama makhluk pencemburu, bahwa nanti ketika tur kami harus bersama-sama, justru dibuktikan dengan sebaliknya. Yang ini tidak perlu saya lanjutkan karena bikin trauma hehehe…

Kalau yang ini teman yang saya anggap sahabat yang kayaknya lebih tua setahun atau 2 tahun, saya lupa. Kok bisa lupa? Karena kita dari pertama kenal sampai gak lagi berkabar cukup singkat. Tapi luar biasanya justru di situ tertinggal kenangan yang indah. Waktu itu kita sama-sama membaur menjadi satu dalam persiapan menjelang SPMB. Ya, setelah pengumuman keluar, beliau gak ada kabar. Ditengokin ke kos kakaknya juga belum berjodoh. Tapi, gak papa. Namanya Mbak Ani. Baik banget.

Dan banyak lagi sahabat yang datang silih berganti dengan berbagai simfoni. Ada yang masih di sini tapi tak sedikit yang memilih pergi...

Hingga di waktu selanjutnya, dalam kondisi yang sudah berbeda, saya berdoa. Saya meminta ke Allah agar ngasih saya paling gak 1 aja sahabat yang benar-benar paket lengkap. Yang bisa nerima saya, ngertiin saya, yang karakternya 11 12 sama saya.

Lalu, apakah doa saya terkabul? Alhamdulillah iya. Siapa? Ada.

Sekarang, keanehan sifat saya itu kambuh lagi. Egois, saya akui. Dia, yang saya anggap sahabat, dapat kesempatan traveling (sebut saja begitu) untuk waktu yang saya juga gak tahu. Menggalaukan gilak ternyata ditinggalin dia (lebay lagi). Awalnya marah (ke diri sendiri sih maksudnya) tapi jatuh-jatuhnya yang kena sahabat saya ini juga. Menurut saya sih, sikap sms-sms saya menjelang dan mungkin sampai saat ini masih terkesan dingin. Seperti cerita saya tentang Kak Lia, ke dia yang ini pun sikap saya gak jauh beda. Semacam saya menjaga jarak. Kenapa? Saya gak tahan dengan rasa cinta yang ternyata cukup banyak untuk dia (ahayyy, jebret lebay lagi dan lagi!). Dengan kami mengurangi intesitas komunikasi, menurut pikiran saya yang lagi kalut, akan menjadi lebih baik setidaknyan untuk saya (tu kan, egois). Dan tadi, akhirnya saya gak tahan lagi untuk berkabar. Ajaibnya, menjelang saya mempersiapkan kata-kata sms untuk sahabat yang ini justru apa yang terjadi? Tanda pesan masuk berbunyi lebih dulu. Iya, sahabat yang 75% menuhin pikiran saya yang sms. Luar biasa memang kekuatan pikiran ._.

Kabut biru dalam hatiku perlahan memudar
Kala surya bersinar kembali
Damainya cahaya menyulam hati yang terluka
Tanyakan pada bulan dan bintang akankah sembunyi

Walau buih ombak berlabuh tanpa senyummu 
namun biru samudera penawar rindu
Bagai dewi turun ke bumi kehadiranmu
Ketulusan cintamu pada diriku

Damai yang menjelma di ruang hati yang terbentang
Dan hanya padamu ku nyanyikan terimakasihku

Bagai hujan turun ke bumi arti cintamu 
sirami kehidupan dengan kasihmu 
Walau kau tak slalu di sini dalam hidupku 
namun cinta sucimu di dalam kalbu

Bagai dewi turun ke bumi kehadiranmu
Kau lahirkan cintamu dalam diriku

-andien/kinasih-

Please, tulisan ini cuma buat konsumsi blog aja. Saya mellow tapi jangan dibawa ke dunia nyata. Boleh tapi cukup dalam nurani saja. Oh ya, semua dalam tulisan ini dibuat dari kacamata saya aja. Seperti permintaan saya agar dapat sahabat yang 11 12 dengan saya, bukan berarti karakter kami sedekat itu samanya. Karena dia jauh di atas saya. Artinya? Ya, dia jauh jauh jauh lebih baik (diteriakin temen-temen sekampung, bunyinya "yaeyalaaah")

oot, kacang ini ternyata rasanya enak banggget :D

Super love ya,
Dinda

Wassalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Wednesday, February 5, 2014

Look Back: End of 2013

Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Oh yeah, ini #latepost bebih! \m/

Tepat 4 Februari kemarin, Facebook genap 10 tahun. Ada produk terbarunya, namanya "look back". Look back ini berupa video yang isinya kapan pertama kali kita gabung di facebook, status dengan like terbanyak, foto-foto yang uda kita share. Lucu. Yang belum ngecek look back bisa klik di sini. Saya uda lihat look back fb saya yang isi fotonya 99% dibikucukucuk, like terbanyak 3 jempol, errr. Karena look back itulah saya jadi teringat dengan "proyek" #latepost yang belum terealisasi. 

Sebut aja look back ini end of 2013. Isinya, apa-apa yang ingin saya share selama (lebih ke akhir) 2013 tapi pending mulu dengan alasan gak bisa kasih watermark di potonya *penting banget* ._.

7 November
Alhamdulillah, ulang tahun ibu yang ke-55. Pesenannya Mas Embi sih ini lebih tepatnya. Iya, jadi Mas Embi yang nitip dibelikan ice cake untuk ngucapin ultah ke ibu karena sibuknya kerjaan dan rumah mas yang gak di surabaya. Lagi-lagi, FYI, kami sebenernya gak terbiasa dengan perayaan ulang tahun jadi InsyaAllah umi seneng dengan surprise sederhana Mas Embi yang diwakilkan oleh abi, Bila dan saya di rumah :D


22-28 Desember
Alhamdulillah, liburan menjelang akhir tahun yang menyenangkan. Tadinya saya pikir liburan ini lebih ke ngumpul keluarga aja tapi faktanya liburan ini lebih dari ngumpul keluarga. Bahkan bukan hanya ngumpul aja tapi kami juga bisa peluk, cium, gemes-gemes, gendong-gendong Alya sepuasss libur kami! XD




29 Desember
Alhamdulillah, Milo ulang tahun yang ke-2. Walau waktu itu Milo abis sakit, dengan ngerayain ultah bareng dengan temen dan sodara bikin dia seneng. No rewel dan yang juga penting, gak takut badut. Yeayyy :D




31 Desember
Apakah ini perayaan malam tahun baru? Bisa ya, bisa tidak. Ya karena saya, bila, umi dan abi keluarnya pas malem (5 jam menjelang 1 Januari). Tidak, karena pertama, kami malem itu cuma ke mall yang rute untuk ke sana bukanlah rute yang rame masyarakat yang mau bertahun baru. Kedua, karena kami cuma nyobain fire wing level 5, muter-muter mall, lalu pulang jauh sebelum jam 12. Ketiga, sampai rumah nonton tivi lalu ngantuk dan akhirnya tidur sembari terdengar jedak-jeduk petasan di luar yang serius nggangguuuu >.<


Syukur Alhamdulillah yang paling bisa menggambarkan perasaan saya di tahun 2013. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah. Dengan semua yang uda terjadi semoga bisa membuat saya menjadi manusia yang lebih baik lagi. Bye bye 2013...

By the way, happy birthday Facebook! :D


Super Love,
Me

Wassalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Sunday, February 2, 2014

Happy Birthday, Mas Embi!

Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Alhamdulillah, kemarin tanggal 1 Februari kakak saya yang pertama ulang tahun. Ini tahun ke-3 dimana Mas Embi ultah setelah dia resmi menikah. Selama hidup dalam satu rumah *alah bahasanya*, seinget saya belum pernah ngerayain ultahnya Mas Embi. Tahun pertama dan keduanya juga gitu sih kayaknya, gak yang khusus ngerayain seperti tahun ini. Ngerayain yang saya maksud bukan yang nyanyi rame-rame happy birthday tapi lebih ke ngumpul keluarga, tiup lilin dan potong kue.

Alhamdulillah, hari itu ternyata Mas Aik dan Mbak Edith dan Alya juga bisa ikutan ngumpul. Alhamdulillah yah, ngumpul lengkap lagi dengan mas-masku seperti ini rasanya sesuatuk. Alhamdulillah... :D

Sayangnya, pas Mas Embi mau niup lilin, Mbak Vita yang siang kami lihat sehat tiba-tiba uda yang selimutan di kasur. Mbak Vita kecapean kayaknya, sampai kita pamit pulang badannya anget :(

Mas Embi mah orangnya nyantai dari dulu. Niup lilin jongkok begitu aja uda asikh :D

XD

Baiklah, ini juga penting. Penting banget.
Maaf kepada masku, datang dan pamit pulangnya diriku sama sekali tak mencium tanganmu. Seriusan, lupa dan giliran inget malah mikir "Biarin aja, selama ini gak biasa cium tangan juga" hehehe peace  v(^o^)v  Btw, aku juga gak ngucapin selamat ulang tahun langsung ke Mas Embi *kebiasaan* *plak*

 Selamat ulang tahun, Mas Embi...
Semoga Mas Embi menjadi manusia yang lebih baik lagi. Kehidupannya selalu penuh keberkahan, selalu dilindungi Allah SWT, selalu sehat, bermanfaat untuk semua orang, banyak rezeki, selalu menjaga sholat, menghidupkan lagi kebiasaan mengaji, merutinkan lagi puasa senin-kamis seperti yang aku tahu kebiasaan mas sekolah dulu. Pokoknya semua kebaikan semoga selalu tercurah buat Mas Embi. 
Aamiin aamiin aamiin yaa robbal'aalamiin... O:)


Super ,
Dinda
:)

Wassalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Saturday, February 1, 2014

“Surat untuk Stiletto Book”



Hallooo Stilo...

Salam kenal. Saya Dinda, salah satu pembaca pendatang baru baik di fb ataupun webnya Stilo. Pertama kali tahu Stilletto Book waktu Mbak Octa ngeshare ‪#freetalk Stilo dengan Mbak Octa sendiri yang ternyata baru nerbitin "Geek in High Heels". Antara penasaran sebenarnya apa sih Geek in High Heels itu, apa hubungannya sama Mbak Octa, trus Stiletto Book itu juga apa??? Hehehe... Dari #freetalk tadi saya mulai buka fan page Stilo lalu saya like dan akhirnya sampailah saya di webnya dan yang pastinya saya banyak sekali melihat buku-buku yang uda diterbitin oleh Stiletto Book. Rasanya pengen punya semuaaa buku-bukunya... >.<

Sama sekali belum terpikirkan untuk beli buku-bukunya Stilo karena nyadar juga kalau #freetalk Stilo dengan Mbak Octa ternyata berhadiah Geek in High Heels. Saya cobalah ikutan bikin pertanyaan untuk Mbak Octa di #freetalk, ya kali aja dan agak ngarep banget juga bisa menang hehehe... Tapi sayangnya bukan saya yang berhasil mendapatkan bukunya *manyun*. Tapi tapi saya gak sedih berlama-lama kok karena saya juga tahu kalau Stilo waktu itu lagi ngadain #StilettoShockingSale. Nah, harus saya manfaatkan dong promo itu. Dengan sebelumnya, sedikit menghasut temen saya untuk mau ikutan juga belanja hehe... Ya, kami ambil promo yang Paket Chicklit! :D Jadi 1 paket tapi bayarnya berdua alias patungan ;) Berisi 4 buku, Geek in High Heels, Dunia Trisia, Last Roommate dan Janji Es Krim. Harganya yang mestinya Rp.148.000 sale jadi Rp.82.500 dan masih free agenda + pembatas buku + stiker yang kece abisss... :D

Baru kali ini saya tahu Stiletto Book. Dari baca postingan #freetalk sepertinya mbak mc-nya ramah, pas ngeliat postingan-postingan di fb dan webnya kayaknya nyenengin gitu pelayanannya. Sampai akhirnya, karena #StilettoShockingSale juga sih, saya beranikan diri dengan tekad yang bulat (hihi) untuk ngajak temen patungan beli. Informasi aja, ini pertama kalinya saya dan temen saya belanja online. Selama ini gak pernah sama sekali. Hasrat pengen belanja online sih uda sampai tumpah-tumpah tapi selalu aja diakhiri dengan yang perasaan ragu-ragu ngeluarin duit untuk belanja, takut nanti kecewa setelah belanja online, takut ketipu dan ketakutan-ketakutan lainnya *malah curhat* ._.

Gitu aja ya, Stilo. Semoga Stiletto Book bisa sering-sering ngadain #StilettoShockingSale ya hihihi... ataukah #freetalk atau semacamnya. Intinya, sering-sering aja kalau gak ngasih potongan harga ya bagi-bagi buku gratis *peace* V(^O^)V

Makasih, Stilo... :)

Thursday, January 30, 2014

Magic

Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Alhamdulillah...
(fiuhhh... seperti habis lari keliling lapangan, capek berohhh :D)

Rosulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Lihatlah kepada orang yang lebih rendah daripada kalian dan jangan melihat orang yang lebih di atas kalian. Yang demikian ini (melihat ke bawah) akan membuat kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kalian," (HR. Muslim)

Dear Dinda,
Ketenangan pasti bisa kita cari, juga pasti bisa kita dapatkan. Dengan sholat, banyakin ngaji, banyakin inget Allah, banyakin introspeksi diri, banyakin bersyukur, trus cringgg pasti langsung tenang! Magic.

Dinda...
Mau hati galau ataukah tenang, sebenarnya sih itu termasuk dalam pilihan. Kamu harus milih tenang. Kamu pasti mau hidup tenang. Kamu harus mengendalikan pikiran-pikiranmu dengan perasaan tenang dan senang maka InsyaAllah pikiran pun otomatis pasti akan tenang dan senang. Dan keadaan juga pasti akan mengikutinya. Cringgg... ;)

Selain sholat, banyakin ngaji, banyakin inget Alloh, banyakin introspeksi diri, banyakin bersyukur, hal lain yang sebenarnya juga bisa bikin perasaan kamu tenang adalah ini!

Ayah Abi, Ibu Umi, Nabila!

Alhamdulillah... :D

Ya ya ya, katakan "Super happy to be me!"

Happy Life!
Super , Me

Wassalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Sunday, January 26, 2014

Lentera Jiwa

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Sebenarnya menghindari banget nulis beginian di blog *uhuk*. Tapi "biji kedondong" udah terlanjur terperangkap dan gak bisa keluar dari kerongkongan. Antara ingin dikeluarin atau ditelan tapi dua-duanya terasa sama sulitnya >.<

Yang terpenting adalah Alhamdulillah, saya bersyukur dengan kondisi pagi ini, apapun yang sedang dan yang (akan) telah terjadi. Bukankah bumi berputar, hidup juga begitu kan? Jadi wajar kalau pagi ini (mungkin) menurut saya, manusia, terasa tidak semanis pagi kemarin. Di detik ke depan, bumi pasti akan terus bergerak, roda kehidupan akan tetap berputar, manis pagi hari saya semoga akan kembali lagi datang *ngomong apa ini, pusing sendiri* ._.

 
Jadi pagi tadi ceritanya sedikit banyak pikiran *nah loh, jadi sedikit apa banyak itu*. Lalu terbawalah ingatan saya pada lagu Lentera Jiwa by Nugie. Lagu yang sejak saya tahu semacam saya jadiin original soundtrack kehidupan saya hihihi...
 
 Lama sudah kumencari apa yang hendak kulakukan
Segala titik kujelajahi tiada satu pun kumengerti
Tersesatkah aku di samudera hidup-Mu

 Kata-kata yang kubaca terkadang tak mudah kucerna
Bunga-bunga dan rerumputan, bilakah kau tahu jawabnya
Inikah jalanku, inikah takdirku

Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati yang selalu membunyikan cinta
Kupercaya dan kuyakini murninya nurani menjadi penunjuk jalanku,
lentera jiwaku...

-lentera jiwa/nugie-

Bagaimanapun banyaknya dan campur aduknya perasaan saya pagi tadi, tetaplah saya syukuri sebagai pagi yang indah. Pagi yang sayang banget kalau saya lewatkan hanya dengan murung, sedih atau bahkan menangis terpuruk. Kalau pun ada sedikittt genangan air di pinggiran mata ini, saya yakini bahwa ini adalah air yang penuh dengan rasa syukur saya kepada Alloh SWT, bukan karena yang lain :')

PS:
Gambar diambil dari sini lagi . Thank You.

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Ini masih pagi kan?

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh


Tes, 1 2 3.
Tidak bisa dia pungkiri lagi, kali ini dia semakin tersadar bahwa dia telah jatuh, jatuh sejatuh-jatuhnya. Mendengar dari balik dinding kamar, "Hebat tuh, Mbak Kate Midleton" bukanlah hidangan yang nikmat untuk disantap sekalipun dia belum sarapan. Sebaliknya, mungkin kalimat itu terdengar seperti sebilah pisau yang mencabik-cabiknya, habis...

Ini masih pagi kan?
Udara bahkan masih terasa dingin tetapi kenapa di dalam sini tidak seperti pagi biasanya?

Stop.
Aku ingin menulis tentang pagi ini tanpa aku harus mengganti apa yang sebenarnya dengan kata-kata kiasan. Aku ingin jujur tapi aku tak mau menjadi malu karenanya. Aku ingin menangis tapi aku pun tak mau menjadi ditertawakan karenanya. Aku ingin pergi tapi aku juga tak ingin kepergianku nanti justru memaksaku untuk ingin kembali...
 
Detik ini.
Entah seperti apa persisnya perasaan yang dirasakan. Mungkin seperti pecundang yang diingatkan lagi bahwa dia harus pergi. Pergi dari tempat ternyamannya, pergi dari suasana termanjanya, pergi dari orang-orang tersayangnya. Hidupnya bukan hanya saat ini, bukan hanya di tempat ia ada sekarang, bukan hanya di suasana Minggu pagi seperti sekarang...
 

PS
Pernah lihat anak kecil manis yang menangis sambil duduk di bawah kaki pintu yang terkunci?
Abaikan saja... ;) 

Gambar dari sini , Thank You. 

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Thursday, January 16, 2014

FYI aja sih...

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Banyak sebenarnya hal yang ingin saya tuangkan ke blog ini setelah cerita saya tentang Mie Goreng dan Teh Panas Terenak yang Bikin Terharu. Berkali-kali saya harus "nahan" untuk menunda cerita, berkali-kali saya coba agar penundaan itu bisa segera saya tepiskan (alah, bahasanya) tapi berkali-kali pula rasanya tetap gak bisa. Apa yang bikin saya menunda? Karena sekarang saya gak punya lagi yang namanya photoshop. Ya, buat saya nulis di blog harus ada lampiran gambar/foto yang mendukung tulisan tapi yang gak mendukung juga gak apa-apa sih, paling gak satuuu aja. Karena itu, mungkin di postingan-postingan saya selanjutnya akan ada beberapa #latepost (macem hastag di instagram aja yu).

dan
taraaaaaaa
(ini kenapa baru kepikiran bikin beginian)


By the way, itu foto waktu masih di Medan, menjelang pindah tugasnya ayah dan pindahnya kita juga sekeluarga. Sempet dicetak beberapa untuk terus dibagiin ke beberapa temen deket di Hangtuah 2. Ceritanya sih kenang-kenangan perpisahan hihihi... PD banget ya dulu bisa bagi-bagi foto XD
Lalu lalu, boneka itu boneka yang saya anggap Susan. Dulu sih dia jadi anak saya hehe..

PS:
Postingan kali ini merupakan FYI aja sih...
._.

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Wednesday, January 8, 2014

Bismillaahirrohmaanirrohiim...

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Mengawali postingan di 2014, saya mau cerita tentang umroh. Kemarin, Alhamdulillah dapat kesempatan ikut nganterin saudara saya yang mau umroh. Cukup excited, soalnya selain karena belum pernah nganterin-nganterin umroh gitu, terus selama ini juga pernah lihat rombongan orang umrah dengan pakaian yang berseragam gitu cuma di TV. Ya ya di infotainment, saat artis umrah! Alhamdulillah kemarin bisa lihat langsung jadi bisa, "Ohhh gini toh kalau rombongan travel persiapan berangkat umroh" hehehe... :D

Sebelum, saat dan setelah nganterin saudara saya tadi umroh, Alhamdulillah ada keinginan dalam hati untuk bisa segera menyusul Suci (nama saudara saya itu). Semua orang Islam lainnya (khususnya yang belum pernah) juga pasti ada keinginan yang sama. InsyaAlloh bisa secepatnya kita nyusul. Tahun ini yah???
Bismillaahirrohmaanirrohiim... (aamiin) ;')


By the way, tahun baru hijriyah kemarin belum bikin resolusi. Tahun baru masehi juga belum. Intinya sih belum pernah beresolusi, belum pernah pulakkk bikin buku impian. Mumpung sekarang inget, pengen nyoba ngelist apa-apa aja sih yang pengen saya wujudin di waktu-waktu ke depan. Eh tapi, apa uda telat banget ini yah??? Ya uda, off the record aja kalo gitu *gak jadi dipublish* hihihi...

Ayah saya pernah bilang, "Nanti kalau punya gaji, punya uang sendiri, sisihkan berapapun, setiap hari, untuk diniati naik haji." :') . Bismillaahirrohmaanirrohiim. Sambil afirmasi yuk, dengerin lagunya Opick yang "Haji". Seperti biasa, sambil saya tulisin lirik lagunya biar kalau lupa bisa buka blog sendiri hehe...

Labbaik Allaahumma labbaik
Labbaika laa syariika laka labbaik
Innal hamda wanni'mata laka wal mulka laa syariikalak

Wahai Alloh, kami datang memenuhi panggilan-Mu
Tiadalah sekutu untuk-Mu, segala puji dan kuasa untuk-Mu

Kami meraba tanpa cahaya, kami yang lupa hina dan papa
Di hadapan-Mu Yang Maha Indah, di hadapan-Mu Yang Maha Mulia

-opick/haji-

Foto dapat dari sini , Thank You :)

Bismillaahirrohmaanirrohiim...

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh