| Koleksi Kaset Saya vs Geek in High Heels |
Alhamdulillah... 14 Januari kemarin Geek in High Heels akhirnya ada di tangan saya juga. Saya pengen banget punya Geek ini High Heels karena saya udah jatuh cinta duluan sama penulisnya, Mbak Octaviani Nurhasanah. Setelah baca buku terbitan Stiletto Book ini, jatuh cinta saya tentu ke pemeran utamanya. Yeah, the geek Athaya.
Athaya, banyak yang ada di dia yang saya ingin punya juga. Seperti, pilihan menggeluti profesi freelance. Ketika ditanya Tante Rina, "Kenapa gak kerja kantoran aja sih? Kan sayang kamu uda kuliah mahal-mahal....". Si geek Athaya ini jawab, "Saya lebih suka bekerja di rumah, Tante. Gak cocok kerja kantoran.". Dan jawaban Athaya tersebut adalah bagian yang saya pengen banget bisa ucapkan tapi saya belum ada di posisi seberani itu *curhat*. Athaya kerja gak terikat dengan jam kantor. Dia punya waktu kerja yang fleksibel yang bisa dia sesuaikan dengan klien. Kenapa dia bisa? Karena dia punya keahlian. Keahlian yang pasti mahal, dari segi finance apalagi kepuasan. Kedua, dari penghasilan yang dimiliki, Athaya bisa membeli (saya rasa) apapun yang disuka. Karena Athaya tergila-gila dengan high heels, Athaya bisa beli heels apapun yang di inginkan. Ketiga, akhirnya Athaya punya cowok yang tulus menawarkan hatinya. Bahkan, cowok itu langsung 2. Kalau Athaya milih Kelana, saya mau banget gantiin dia untuk bersanding di pelaminan dengan Ibra XD
Kesamaan saya dengan Athaya yang kali ini baru bisa saya miliki (mungkin) adalah "kegilaan". Athaya gila dengan heels, sementara saya gila dengan kaset. Gak banyak sih jumlahnya tapi diantara benda yang saya miliki, kaset jadi satu-satunya yang dengan sadar saya impikan dan berani saya wujudkan. Walau ini kaset koleksi lama, kalau sekarang kaset masih diproduksi mungkin saya masih usaha membeli. CD? Dari segi harga, bukan kesenangan lagi yang saya utamakan tapi pertimbangan kalau masih banyak yang bisa saya manfaatkan dengan uang seharga CD. Atau saat ini saya belum cukup uang untuk membeli CD? Mungkin juga. Kalau sudah perhitungan begini, mungkin saya masuk kategori bukan geek lagi yaaa ._.
Kalau fisiknya yang gak lagi saya koleksi tapi percayalah, lirik dan alunan melodi banyak lagu kesukaan masih saya tulis. Di sini, di dalam hati ini hihihi...
| Double Triple Artist vs Geek in High Heels |
Dari koleksi yang ada, awal banget saya membeli kaset yaitu kasetnya Sherina. Waktu itu lagi rame-ramenya Film Petualangan Sherina. Karena kehabisan tiket nonton dan agak jauh untuk balik lagi ke bioskop sementara lokasi bioskop di Surabaya dan rumah saya masih di Kamal Madura, akhirnya saya minta dibeliin aja kaset soundtracknya. Lagunya enak-enak. Liriknya juga banyak ngajarin kebaikan untuk saya pribadi yang masih kelas 5 SD waktu itu. Setelah punya kaset Sherina inilah, saya mulai menyisihkan uang untuk membeli kaset yang saya suka (tapi kadang juga suka nodong ke ayah). Waktu itu harga kaset rata-rata sekitar Rp. 19.000, bahkan album Petualangan Sherina ini Rp. 16.000.
Masih banyak lagi pengalaman saya dengan kaset-kaset ini. Dari yang kalo beli nitipnya ke kakak yang SMAnya di Surabaya, tempat beli kaset terjauh di Disctara Mall Kelapa Gading, kebanggaan saya dengan kaset yang terlabel Lunas PPN, dll. Mungkin nanti saya ceritakan di postingan lain.
Akhirnya... ini kegilaanku, apa kegilaanmu? :D
| OST Petualangan Sherina vs Geek in High Heels |
| Blue and The Corrs vs Geek in High Heels |
No comments:
Post a Comment
Terimakasih :)