Thursday, January 30, 2014

Magic

Assalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Alhamdulillah...
(fiuhhh... seperti habis lari keliling lapangan, capek berohhh :D)

Rosulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Lihatlah kepada orang yang lebih rendah daripada kalian dan jangan melihat orang yang lebih di atas kalian. Yang demikian ini (melihat ke bawah) akan membuat kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kalian," (HR. Muslim)

Dear Dinda,
Ketenangan pasti bisa kita cari, juga pasti bisa kita dapatkan. Dengan sholat, banyakin ngaji, banyakin inget Allah, banyakin introspeksi diri, banyakin bersyukur, trus cringgg pasti langsung tenang! Magic.

Dinda...
Mau hati galau ataukah tenang, sebenarnya sih itu termasuk dalam pilihan. Kamu harus milih tenang. Kamu pasti mau hidup tenang. Kamu harus mengendalikan pikiran-pikiranmu dengan perasaan tenang dan senang maka InsyaAllah pikiran pun otomatis pasti akan tenang dan senang. Dan keadaan juga pasti akan mengikutinya. Cringgg... ;)

Selain sholat, banyakin ngaji, banyakin inget Alloh, banyakin introspeksi diri, banyakin bersyukur, hal lain yang sebenarnya juga bisa bikin perasaan kamu tenang adalah ini!

Ayah Abi, Ibu Umi, Nabila!

Alhamdulillah... :D

Ya ya ya, katakan "Super happy to be me!"

Happy Life!
Super , Me

Wassalamu'alaikum warohmatullaahiwabarokaatuh

Sunday, January 26, 2014

Lentera Jiwa

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Sebenarnya menghindari banget nulis beginian di blog *uhuk*. Tapi "biji kedondong" udah terlanjur terperangkap dan gak bisa keluar dari kerongkongan. Antara ingin dikeluarin atau ditelan tapi dua-duanya terasa sama sulitnya >.<

Yang terpenting adalah Alhamdulillah, saya bersyukur dengan kondisi pagi ini, apapun yang sedang dan yang (akan) telah terjadi. Bukankah bumi berputar, hidup juga begitu kan? Jadi wajar kalau pagi ini (mungkin) menurut saya, manusia, terasa tidak semanis pagi kemarin. Di detik ke depan, bumi pasti akan terus bergerak, roda kehidupan akan tetap berputar, manis pagi hari saya semoga akan kembali lagi datang *ngomong apa ini, pusing sendiri* ._.

 
Jadi pagi tadi ceritanya sedikit banyak pikiran *nah loh, jadi sedikit apa banyak itu*. Lalu terbawalah ingatan saya pada lagu Lentera Jiwa by Nugie. Lagu yang sejak saya tahu semacam saya jadiin original soundtrack kehidupan saya hihihi...
 
 Lama sudah kumencari apa yang hendak kulakukan
Segala titik kujelajahi tiada satu pun kumengerti
Tersesatkah aku di samudera hidup-Mu

 Kata-kata yang kubaca terkadang tak mudah kucerna
Bunga-bunga dan rerumputan, bilakah kau tahu jawabnya
Inikah jalanku, inikah takdirku

Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati yang selalu membunyikan cinta
Kupercaya dan kuyakini murninya nurani menjadi penunjuk jalanku,
lentera jiwaku...

-lentera jiwa/nugie-

Bagaimanapun banyaknya dan campur aduknya perasaan saya pagi tadi, tetaplah saya syukuri sebagai pagi yang indah. Pagi yang sayang banget kalau saya lewatkan hanya dengan murung, sedih atau bahkan menangis terpuruk. Kalau pun ada sedikittt genangan air di pinggiran mata ini, saya yakini bahwa ini adalah air yang penuh dengan rasa syukur saya kepada Alloh SWT, bukan karena yang lain :')

PS:
Gambar diambil dari sini lagi . Thank You.

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Ini masih pagi kan?

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh


Tes, 1 2 3.
Tidak bisa dia pungkiri lagi, kali ini dia semakin tersadar bahwa dia telah jatuh, jatuh sejatuh-jatuhnya. Mendengar dari balik dinding kamar, "Hebat tuh, Mbak Kate Midleton" bukanlah hidangan yang nikmat untuk disantap sekalipun dia belum sarapan. Sebaliknya, mungkin kalimat itu terdengar seperti sebilah pisau yang mencabik-cabiknya, habis...

Ini masih pagi kan?
Udara bahkan masih terasa dingin tetapi kenapa di dalam sini tidak seperti pagi biasanya?

Stop.
Aku ingin menulis tentang pagi ini tanpa aku harus mengganti apa yang sebenarnya dengan kata-kata kiasan. Aku ingin jujur tapi aku tak mau menjadi malu karenanya. Aku ingin menangis tapi aku pun tak mau menjadi ditertawakan karenanya. Aku ingin pergi tapi aku juga tak ingin kepergianku nanti justru memaksaku untuk ingin kembali...
 
Detik ini.
Entah seperti apa persisnya perasaan yang dirasakan. Mungkin seperti pecundang yang diingatkan lagi bahwa dia harus pergi. Pergi dari tempat ternyamannya, pergi dari suasana termanjanya, pergi dari orang-orang tersayangnya. Hidupnya bukan hanya saat ini, bukan hanya di tempat ia ada sekarang, bukan hanya di suasana Minggu pagi seperti sekarang...
 

PS
Pernah lihat anak kecil manis yang menangis sambil duduk di bawah kaki pintu yang terkunci?
Abaikan saja... ;) 

Gambar dari sini , Thank You. 

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Thursday, January 16, 2014

FYI aja sih...

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Banyak sebenarnya hal yang ingin saya tuangkan ke blog ini setelah cerita saya tentang Mie Goreng dan Teh Panas Terenak yang Bikin Terharu. Berkali-kali saya harus "nahan" untuk menunda cerita, berkali-kali saya coba agar penundaan itu bisa segera saya tepiskan (alah, bahasanya) tapi berkali-kali pula rasanya tetap gak bisa. Apa yang bikin saya menunda? Karena sekarang saya gak punya lagi yang namanya photoshop. Ya, buat saya nulis di blog harus ada lampiran gambar/foto yang mendukung tulisan tapi yang gak mendukung juga gak apa-apa sih, paling gak satuuu aja. Karena itu, mungkin di postingan-postingan saya selanjutnya akan ada beberapa #latepost (macem hastag di instagram aja yu).

dan
taraaaaaaa
(ini kenapa baru kepikiran bikin beginian)


By the way, itu foto waktu masih di Medan, menjelang pindah tugasnya ayah dan pindahnya kita juga sekeluarga. Sempet dicetak beberapa untuk terus dibagiin ke beberapa temen deket di Hangtuah 2. Ceritanya sih kenang-kenangan perpisahan hihihi... PD banget ya dulu bisa bagi-bagi foto XD
Lalu lalu, boneka itu boneka yang saya anggap Susan. Dulu sih dia jadi anak saya hehe..

PS:
Postingan kali ini merupakan FYI aja sih...
._.

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Wednesday, January 8, 2014

Bismillaahirrohmaanirrohiim...

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Mengawali postingan di 2014, saya mau cerita tentang umroh. Kemarin, Alhamdulillah dapat kesempatan ikut nganterin saudara saya yang mau umroh. Cukup excited, soalnya selain karena belum pernah nganterin-nganterin umroh gitu, terus selama ini juga pernah lihat rombongan orang umrah dengan pakaian yang berseragam gitu cuma di TV. Ya ya di infotainment, saat artis umrah! Alhamdulillah kemarin bisa lihat langsung jadi bisa, "Ohhh gini toh kalau rombongan travel persiapan berangkat umroh" hehehe... :D

Sebelum, saat dan setelah nganterin saudara saya tadi umroh, Alhamdulillah ada keinginan dalam hati untuk bisa segera menyusul Suci (nama saudara saya itu). Semua orang Islam lainnya (khususnya yang belum pernah) juga pasti ada keinginan yang sama. InsyaAlloh bisa secepatnya kita nyusul. Tahun ini yah???
Bismillaahirrohmaanirrohiim... (aamiin) ;')


By the way, tahun baru hijriyah kemarin belum bikin resolusi. Tahun baru masehi juga belum. Intinya sih belum pernah beresolusi, belum pernah pulakkk bikin buku impian. Mumpung sekarang inget, pengen nyoba ngelist apa-apa aja sih yang pengen saya wujudin di waktu-waktu ke depan. Eh tapi, apa uda telat banget ini yah??? Ya uda, off the record aja kalo gitu *gak jadi dipublish* hihihi...

Ayah saya pernah bilang, "Nanti kalau punya gaji, punya uang sendiri, sisihkan berapapun, setiap hari, untuk diniati naik haji." :') . Bismillaahirrohmaanirrohiim. Sambil afirmasi yuk, dengerin lagunya Opick yang "Haji". Seperti biasa, sambil saya tulisin lirik lagunya biar kalau lupa bisa buka blog sendiri hehe...

Labbaik Allaahumma labbaik
Labbaika laa syariika laka labbaik
Innal hamda wanni'mata laka wal mulka laa syariikalak

Wahai Alloh, kami datang memenuhi panggilan-Mu
Tiadalah sekutu untuk-Mu, segala puji dan kuasa untuk-Mu

Kami meraba tanpa cahaya, kami yang lupa hina dan papa
Di hadapan-Mu Yang Maha Indah, di hadapan-Mu Yang Maha Mulia

-opick/haji-

Foto dapat dari sini , Thank You :)

Bismillaahirrohmaanirrohiim...

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh