Wednesday, December 4, 2013

Karena Hujan Semalam

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Alhamdulillah... semalem hujan \(^o^)/

Beberapa hari ini sebenarnya saya sangat menunggu awan mendung. Ada perasaan tenang yang gak bisa saya jelaskan kalau langit menunjukkan warna yang lebih gelap dari biasanya. Yang pasti saya sangat suka mendung, suka tempat dimana saya berada terasa lebih gelap (bukan karena listrik mati tapinya yah), suka ketika setelahnya hujan perlahan turun lalu aroma tanah mulai tercium mmm...

Tapi yang suka sensasi seperti itu, khususssnya bau tanah tadi, bukan punya saya aja ya? Buanyak banget ternyata yang suka. Apa karena hujan terasa begitu lama tidak kunjung datang karena terik yang melanda lebih banyak daerah di Indonesia terasa semakin hot dari hari ke harinya? Sehingga tatkala hujan turun, selain suara hujan yang pertama kita rasakan lalu ada aroma tanah yang gak mungkin kita abaikan. Pasti tercium.

Sama dengan terik matahari yang terasa begitu panasnya, begitu lamanya, sampai bertanya-tanya "Kapan ya hujan turun?", kehidupan di luar cuaca juga terasa gitu ya? Tapi ini berlaku ke bagaimana saya menyikapinya aja sih *duh jadi curhat* *gak jadi nerusin*.

Source: http://abuhanifah.tumblr.com (Thank You)

Intinya, kalau tweetnya "Bersabar dalam proses, mencintai detik-detik berlalunya, segala sesuatu akan sampai pada waktunya". Jadi jelas ya (Din)? :')

Tuhanku, ku ingin bercerita
Ku tunduk bersujud, ku mulai berdoa
Lelahnya jiwaku, beratnya langkahku

Tuhanku, ku rindu tawaku yang dulu
Kejujuran, kebenaran yang dulu ku tahu
Kemana semua, sejauh itukah ku sesat sudah

Peluklah semua tanyaku, jawablah dengan cara-Mu

Tuhanku, ku ingin berkelana kembali mencari jalan ke rumah
Bukan di sini tempatku, bukan mereka yang ku cinta
Hari ini ku mengenali arti keberanian yang menerbangkanku
di atas semua derita dan apa kata dunia

Usai semua sandiwara, cukup ku berpura-pura
Sejujurnya hanya dia yang ku cinta
Ke hatinya aku ingin... 
pulang

-pulang/dewi lestari-

Hanya dia yang kucinta berarti bersabar dalam proses, mencintai detik-detik berlalunya. Ke hatinya aku ingin pulang bahwa segala sesuatu akan sampai pada waktunya. Ini maksudnya nyisipin lagunya Dewi Lestari karena emang suka, terus bisa dibilang ngena' untuk merangsang airmata dan mengikis kesombongan, kejahatan, kedengkian, pokoknya segala kekhilafan yang uda banyak dilakukan (astaghfirulloohal'adziim...).

Kalau makna aslinya Lagu "Pulang" jauh dari tulisan saya ini, mohon maaf yaaa... :)

PS:
Link sumber fotonya di sini

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Saturday, November 30, 2013

Mie Goreng dan Teh Panas Terenak yang Bikin Terharu

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Duuu yang uda lama gak posting,
Alhamdulillah... di satnight yang begitu ceria ini, akhir bulan lagi ya???, dapat dorongan untuk meninggalkan jejak postingan di Bulan November. Walaupun notebook saya uda hampir 7,5 bulan ini gak fungsi yang akhirnya minjem punya Mas Embi dan ternyata gak ada photoshopnya hingga akhirnya dijadikanlah kambing hitam sebab (tadinya pengennya) "gak" posting dulu bulan ini. Eh ternyata masih ada 1 draft yang belum saya share, akhirnya November inilah jodoh draft itu tadi untuk dipublikasikan.  

Katakan saya kamse kalau memang temen-temen ngeh apa yang saya postingkan kali ini. Biarlah ini menjadi kenangan kebanggaan saya yang mungkin gak seberapa untuk Anda sekalian yang kebetulan baca :')

Ini tentang salah satu mie goreng "terenak" di dunia. Justru ketika yang sangat sederhana tapi dipesennya justru dengan cinta, mungkin ini yang namanya surga. Alhamdulillah :')

salah satu mie goreng "terenak" di dunia :D

Ada lagi sebenarnya, salah satu teh panas "terenak" di dunia. Sederhana tapi dibikinnya juga dengan cinta, rasanya tentu surga cuma gak kefoto aja. Alhamdulillah... :')

Beberapa hari yang lalu saya mimpiin beliau, seseorang yang berhasil bikin salah satu mie goreng dan teh panas terenak versi saya tadi. Namanya Mbak Ningsih, dipanggilnya sih Mbak Neneng. Rumahnya jauh, totalitas dengan tanggung jawabnya (di dalam maupun luar rumah). Dan ketika saya tanya kenapa sampai dipaksain kalau kebanyakannya bikin repot diri sendiri? Jawaban beliau, yang kurang lebih seperti ini, "Kasihan soalnya mereka, Din. Kan buat beli beras" :')

Duuu silhouettenya keliatan lagi, keliatan juga lagi ngapain :')

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Tuesday, October 8, 2013

#BangunCinta di BLK

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Postingan kali ini masih dengan tema yang sama seperti di 2 postingan saya sebelumnya, #BangunCinta, terinspirasi dari judul single pertamanya AMPM (bukan promo) :D

Alhamdulillah, seperti foto yang ada di postingan ini, saya dapat kesempatan lagi dari Alloh bertemu dengan orang-orang baik. Setelah sebelum dari sini merasa seperti pesakitan yang gak tau harus "singgah" kemana lagi, Alhamdullillah... Alloh memberi saya jawaban, kesempatan untuk kesekian kalinya supaya saya lebih banyak belajar lagi, lebih bisa menghargai lagi setiap pertemuan, setiap kesempatan :')

Di waktu saat itu *mbulet kata-katanya*, uda seperti mimpi semuanya. Dari yang ketemu satu orang yang baik trus ketemu lagi dengan orang-orang baik lainnya. Dari yang tadinya semacam terpuruk, dapat banyak siraman kalimat-kalimat membangun. Dari yang tadinya gak bisa, jadi ada progres ke arah yang lebih baik, lebih bisa dari sebelumnya. Dari yang takut megang kucing, jadi masih tetep takut megangnya hehe tapi setidaknya ada yang ''nuntun" dengan kalimat "gak papa pegang aja" :')


foto diambil di ruang makan

Furi, Manik, Ima, Desy, Hilda

Dua foto di atas diambil pas hari terakhir kami sebelum libur panjang lebaran. Tepatnya setelah kami ambil bekal makan siang dan siap untuk pulang. Masih ada waktu 2 minggu lagi sebenarnya (saat itu) sebelum kebersamaan kami selesai. Tapiiiiiii, jauh sebelum foto ini diambil pun beberapa dan mungkin banyak dari kami yang uda merasa sedih kalau kalau keakraban yang telah tercipta ini *alah* akan segera berakhir. Dan ya, saya pun sangat merasakan kesedihan itu *tarik nafas panjang* :')

Walau sekarang uda gak lagi menjalani masa-masa indah itu, semoga energi positif yang saya rasakan selama bersama mereka, Keluarga Besar BLK, akan selalu terbawa kemanapun kaki ini melangkah dan berpijak.


Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh


Special thank's to:
Instruktur AP (Bu Wida, Pak Pujo dan Bu Endah)
Pelatih FMD (Pak Tris dan Pak Polo)
Temen-temen AP, khususnya AP 2 (Manik, Furi, Ima, Desi, Hilda, Eka, Adira, Zuli, Doni, Maulana, Riza)
Temen-temen seangkatan dari semuaaa jurusan
dan semua pegawai yang uda banyak membantu...

Friday, September 27, 2013

"Walau Badanku Tak Tinggi"

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah, all praises to Alloh all praises to Alloh...
Semangat datang lagi!!! (҂'̀⌣'́)9

Seperti baru selesai dicharge, energi saya sekarang 100% full. Salah satunya karena lagunya Di Atas Rata-Rata, Jangan Remehkan, dannnnnnn juga karena ada di bagian liriknya yang cukup menohok saya "walau badanku tak tinggi" tentunya dalam arti yang sesungguhnya namun di kondisi yang berbeda. Ya ya ya, maksud di lagunya kan mereka gak tinggi soalnya masih kecil secara umur. Nah, kalau saya? Oke please, kita lanjut cerita yang lain aja... XD

 Membangun semangat buat saya bukan hal yang mudah. Saya cenderung punya karakter moody tingkat internasional, susahhh untuk cepet kembali ke kondisi "asik". Alhamdulillah, tentunya doa tetap jadi obat paling ampuh. Mengembalikan semuanya kepada Alloh SWT sebenarnya jadi cara yang uda pasti harus selalu, saya ulangi, selalu, saya bold, selalu, kita lakukan dan bukan jadi pilihan terakhir setelah mentok-mentok kita (saya sih) uda gak bisa apa-apa lagi. Catet!

Kemudian semangat saya jadi muncul setelah denger lagu Jangan Remehkan tentunya merupakan jawaban dari Alloh. Energi yang terkumpul lagi adalah karunia-Nya. Ya, energi ini dari Alloh :D
Alhamdulillah...

Bisa lakukan, apa yang orang besar tak bisa! (҂'̀⌣'́)9

 Dari lagu anak-anak Di Atas Rata-Rata ini, gak cuma perubahan mood positif yang uda saya dapatkan tapi juga untuk jangka panjangnya lagu ini seperti salah satu original soundtrack yang boleh saya pake untuk mewujudkan impian-impian saya. Dari lirik "walau badanku tak tinggi" itu aja uda ngasih banyak energi positif *terharu* :') 

Walau dengan segala kekurangan yang ada, fisik lu, sifat lu, sikap lu, pembawaan lu, otak lu, apa lagi???
Walau kau insan kecil bukan berarti kau tak bisa
Oh come on Dinnnnnnn, PASTI BISA! :')


"Walau badanku tak tinggi tapi citaku setinggi angkasa
Walau umurku belum besar tapi mimpiku sebesar benua
Walau ku insan kecil bukan berarti ku tak bisa
Bisa lakukan apa yang orang besar tak bisa"

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

Thursday, September 19, 2013

#BangunCinta Gak Butuh Waktu yang Lama, Din

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh

It's a long long long "journey", huh?
Dari yang tadinya sempet sibuk, laptop tiba-tiba gak fungsi, sampai sekarang, nulis di blog yang janjinya sebulan paling gak sekali jadi bukan lagi prioritas dalam dunia perbloggingan. Tapi, Alhamdulillah karena sekaranggg semua-muanya terasa mendukung maka mulailah saya kembali ke "rumah pertama" setelah facebook mulai ditinggalkan dan twitter yang semakin "kedatangan".

Mengawali postingan perdana saya setelah kurang lebih 6 bulan absen, ini diaaa sekedar satu dua kalimat disertai foto gak penting yang buat saya cukup mewakili apa yang saya sebut "BAHAGIA"

Alhamdulillah... akhir Maret dan awal April yang indah dapat kesempatan dari Alloh untuk bertemu orang-orang baik, lingkungan yang hangat juga keriuhan suara indah anak-anak A5 - U12. Jangan sedihhh, bukan itu aja tapi ada juga yang paling penting 99% kenyamanan belajar. Itu pointnya!

Kotak Makan Pertama (gapapa :p)

Gak gitu jelas juga nih sayanya kenapa malah ngambil foto kotak makan, lapar sih iya tapi kenapa difotooo. Kenapaaaaa???????? \m/

semoga jadi gak salah fokus

Dan kenapa pake #BangunCinta? 
Karena saya terusik dengan 2 kata itu yang tidak lain dan tidak bukan judul 1st single AMPM yang memang sedang saya gandrungi belakangan ini heheheh.. Mengutip sedikit dari liriknya,

"Lebih baik bangun cinta daripada jatuh cinta
Jatuh itu sakit bangun itu SEMANGAT"

Percaya, belajar sempoa ternyata asyik! :D

Nah!
Postingan ini beserta cerita yang melatarbelakanginya adalah SEMANGAT saya untuk BAHAGIA...
;)

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh


Special thanks to:
Bu Emy, Bu Dwi, Miss Kinkin, Pak Ali, Pak Sohib
2 rekan yang sangat menyenangkan, Mbak Yati dan Mas Azzam
2 "murid" kecil yang ngangenin, Farah dan si mungil Aya'... :*

Thursday, February 28, 2013

Ita's Wedding Day: Antara Sedih dan Bahagia

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh :) 

Olaaaaaaa..
Mendekati penghabisan Bulan Februariya ya??? Gak kerasa huhu.. Tapi syukur, saya masih teringat untuk memposting sesuatu di blog ini. Banyak hal sebenernya yang ingin saya ceritakan di sini tapi buruknya adalah bingung mau mulai mengawali cerita dari mana (kebiasaan lama) heheh.

17 Februari kemarin, sepupu sekaligus temen kecil saya, Ita, ngadain resepsi pernikahan. Akadnya di hari Jumat sebelumnya, 15 Februari 2013. Yang menarik buat saya dari pernikahan ini adalah mungkin ini yang disebut ontalan yaitu berupa pemberian uang dengan ucapan selamat menempuh hidup baru (selengkapnya tentang pernikahan dengan Adat Madura di sini).






Setelah Minggu pagi diadakan resepsi di rumah orang tua mempelai wanita, siangnya rombongan keluarga mempelai wanita (kecuali orang tuanya) langsung berkunjung ke rumah keluarga mempelai pria. Sesampai di rumah orang tua suaminya Ita, kita dijamu lalu mendekati akhir kunjungan terjadilah tradisi seperti yang ada di foto. Seru! Hehehe.. 

Dan dengan menikahnya Ita, rasanya semakin menuju habislah sepupu saya di Socah yang mengakhiri masa lajangnya. Entah mesti seneng ataukah sedih, yang pasti sedih di sini bukan karena apa tapi lebih ke "udah bukan anak-anak lagi yah kita?", "udah gak boleh mandi bareng lagi yah kayak pas masih TK dulu?", "udah gak tentu bisa nemuin kamu lagi yah kalo aku pas ke Socah?", huhuhu yang kangen masa kecil.. :')

Tapi tentunya itu hanya secuil dari perasaan yang ada. Selebihnya, bagian yang banyaknya adalah kebahagian karena bertambah lagi saudara yang bisa menyempurnakan setengah dari agama (moga aku juga bisa segera nyusul ya, Ta! hihihi XD). 

Barakallahulakum wabaraka'alaiykum, Ita dan suami...

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh :)

Monday, January 7, 2013

Tour Bali 2012 RRI Surabaya: Day 3

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh :) 

Masih dalam kondisi "demam" Bali, i
t's time for Day 3! \m/

Wait wait, demam??? 
Ya, karena sesampai di Tanah Lot sampaiiiiiii pulang ke rumah dan (parahnya) sampai sekarang saya masih keinget² 3 hari di Bali kemarin. Ini sama seperti di pengalaman touring ke Bali bareng RRI Surabaya sebelumnya, selalu ada gundah ketika uda sampai Tanah Lot (ini ciyus).

Okeeee kembali ke cerita, m
asih inget Kuta ketunda di hari ke-2 kami di Bali? Alhamdulillah karena Minggu adalah hari terakhir kami di sana sebelum kami balik ke Surabaya, panitia tour beserta semua jajarannya yang terlibat tetap menjadwalkan tujuan wisata ke Kuta. Karena banyak yang ada di bus saya bilang, "Kalo gak ke Kuta itu belum ke Bali" ato "Kalo ke Bali tapi gak ke Kuta itu berarti belum ke Bali" ya pokonya begitulah :D. Kalo saya sendiri sih jujur, 4 kali ke Bali dengan 3 kali tujuan wisata ke Kuta selama ini (sebutin aja terus Din uda berapa kali ke Balinyahhh, bangga beneuuur hahahah) gak ngerasa gimana banget sih sama Kuta. Ijinkan saya menguraikan detailnya ya biar postingannya lebih banyakan :p

Yang pertama, pertama kalinya, excited banget PASTI karena pan kalo denger Bali itu pasti taunya Kuta yah. Nah, Alhamdulillah pertama ke Bali dengan RRI Surabaya tujuan wisata ke Kuta ada (pastinya). Namun, sayanggg waktu itu sampai Kuta uda gelap, gak keliatan apa
² hiksss. Karena ke Kuta (kayaknya) selalu jatuhnya malem minggu, pas waktu itu sekitaran Pantai Kuta rame² semacem acara musik apa lah ane kagak tau pokoknya berisik² gitu (apa emang gitu tiap harinya yah???). Yawis berhubung ini 1st timenya ke Kuta, apa yang ada waktu itu tetep diabadikan dalam kamera foto tapi backgroundnya gelap :D

Yang kedua kalinya, sampai ke Kuta masih cerah! Masih sorean tapi tetep nanas (baca: panas) banget. Entah mungkin karena panas itu (bosen panas kali ya aku hehe), entah karena rame bangettt Kutanya, ato juga mungkin karena sayanya udah capek jalan² di Bali saat itu jadi gak yang excited "mengenal" Pantai Kuta. Sehingga saat sampai Kuta, ngeliat² aja sekitaran dari jauh (di bawah tempat yang teduh yak pastinya) trus agak sirik lihat Bila deket² pantai gitu jadi sayanya mulai agak mendekat ke tepi tapi jauh banget dari tepi (nah loh, apa tuh namanya), duduk di atas pasir, trus minta abi jepretin dikit heheh.. ;)

Alhamdulillah di tour Bali kali ini, ada kesempatan ke Kuta lagi tapi kali ini beda karena ke Kutanya pagi. Masih sempet ngerasain bentar macetnya di sepanjang perjalanan menuju Pantai Kuta. Oya, pas lagi macet² itu tapi pas uda gak macetnya lagi sih alias pas mobil ke Kutanya uda jalan Alhamdulillah saya sempet ngeliat semacam artis, ngeliat dari sampingnya si artis aja lebih tepatnya. Cowok. Bersih cakep ala² artis yang selama ini pernah gak sengaja saya lihat langsung. "Kok kayak pembawa acara infotainment ya???". Sayang mobil yang kunaikin uda melaju jadi gak sempet meyakinkan diri ini untuk mengetahui lebih pasti siapa artes (baca: artis) itu hikkk. Tapi saya sih yakin artes yang saya lihat itu Altaf Vicko. Dannnnnnn ternyata bener!!! Sepulang dari Bali saya nyempetin lihat twitter doi dannn emang doi lagi di Bali dannn kalo dirunut dari tanggal² update'an twitternya pas saya ngeliat di jalan tadi itu pas dia baru sampai di Bali. Ini bisa saya pastikan dari balesan mention saya ke twitternya Vicko. Ini, ciyus :D

Pas uda sampai Pantai Kuta, untuk yang pertama kalinya agak mendekat ke pinggir pantai trus maenan air dan pasir hehe.. Alhamdulillah nikmat yah ternyata maenan air di pantai (baru nyadar :p), Alhamdulillah juga pas itu pas pagi jadi matahari gak nyengat banget malah seger bikin pengen laman di sana! :D

lebih pagi sampai Kuta, yeayyyy :D

Karena jadwal kunjungan ke beberapa tempat wisata hari itu masih lumayan banyak untuk ukuran "hari terakhir" jadi di Kutanya gak boleh lama² hiksss. Sehabis maenan air tadi kami balik ke bus trus gak langsung ke bus tapi masih dikasih kesempatan juga nih mampir ke pusat oleh² terbesar juga di Bali, "Krisna". 

Lanjut, Joger. Sempet nemenin Bila beli², ngantri di kasir, keluar trus beli Durian, pas maem Durian ujan turun deres tapi gak kepoto padahal itu penting! :p

Setelah yang pada belanja di Joger uda lengkap kembali ke bus, rombongan RRI Surabaya menuju ke Bedugul. Perjalanannya lumayan lama ye, enyak bisa buat bobok²an (loh?!/!) ato liat pemandangan kanan-kiri yang Subhanallah indah sekaleeeeeee. Oye, kayaknya pas otw ke Bedugul ini bli guide agak² "curcol" positip gitu menyatakan permintaan maaf ke rombongan Bus C untuk semua kekurangan selama mendampingi liburan di Bali. Yang bli kebanyakan suka bercandanya, yang katanya si bli juga gak pernah selama mandu wisata ngomong kalo rombongan yang dia dampingi uda seperti keluarga sendiri jadi kalo mesti pisahan (bli di Bali, kita rombongan Bus C mesti balik ke Surabaya) jadi sedih dan banyak lagi "curahan" bli (uda lupa heheh).

Beberapa potongan curahan (asssek) si bli..

"Nanti uda gak ada yg koar² lagi ya di depan sini kayak saya"
"Ntar malem saya koar-koar sendiri ini di kamar"
"Keluarga Tito yg uda seperti keluaga saya, Keluarga Mayadenawa yg uda seperti adik saya"
"Ada beberapa dari bapak dan ibu yang uda menyimpan nomer saya mungkin boleh besok setelah sampai di Surabaya sms sekedar, 'Bli sudah sampai' saya sudah senang sekali. Tenang saya."
"Kalau saya perempuan uda nangis saya ini, karna saya laki² aja jadi saya tahan"

Kok kok akohhh jadi ikut syedih yaaa T___T

Bedugul


ekspresi iseng Bli Gde XD

Okeh, di Bedugul foto² teteuppp. Agak ramean foto di sini, berasa uda mau ninggalin Bali dan pisahan sama bli guidenya kali yahhh. Keliling² bentar, udahan, lanjut ke Tanah Lot.

Pengalaman 3 kali ikut tour ke Bali bareng RRI, ketiga²nya cukup ninggalin banyak kesan buat saya pribadi, dimana ketika sampai di Tanah Lot hampir bisa dipastikan saya dirundung kesedihan yg mendalam (pake  lebay) hiks. Tapi kenapahhh??? Karena Tanah Lot biasanya merupakan tempat wisata terakhir yang kami kunjungi sebelum akhirnya bus kami menuju Pelabuhan Gilimanuk. Ya, it means waktunya (GAK MAU) pulanggggggg :( 

Sampai Tanah Lot uda hampirrr gelap. Antara jam yang uda seharusnya gelap plus waktu itu Bali lagi mendung huhu makin ngerasa deket nih bakal udahan di Balinya :(, mana pas depan pintu masuk Tanah Lot disambut Bli Gde yang nyalami rombongan, semacam ucapan selamat tinggal dan sampai berjumpa lagi jadi bikin makin "gelap" dah di bali waktu itu :|
FYI, karena Kuta yang mestinya kemarin tapi malah dijadwalin hari Minggu yang ini artinya kepulangan rombongan kami kemungkinan besar akan sangat mundur dari yang direncanain (pengalaman ikut tour Bali bareng RRI Surabaya sebelumnya, sore sekitar jam 4  jam 5 udahan di Tanah Lotnya). Sehingga, kalo kata guide di bus saya sih lewat jam 5 udah gak ada lagi bus yang ke Denpasar jadi kemungkinan itu dia kenapa para guide pamit "pulang" dulu sebelum kami selesai berwisata di Tanah Lot. Akhirnyah, Bli Gde dan 2 guide lainnya hanya nganterin rombongan kami sampai pintu masuk Tanah Lot. Setelah itu, guide² tersebut nantinya akan segera kembali, mungkin ke rumah mereka masing² ato kembali ke kantor mereka dulu, saya tidak tahu hihih..

Setelah sesi salaman² tadi, saya dan keluarga jalan terus ke pantai di Tanah Lotnya tapi karena uda semakin  gelap, belum sampek pek pek ke pantainya kami uda balik arah sambil liat barang² khas Bali yang dijual di kanan kiri jalan. 

Selanjutnya, cusss to Gilimanuk :(

Sayang seribu sayang, ternyata giliran di Balinya udahan barulah kerasa betapa emaneeeee gak ambil banyak foto di setiap gerak-gerik kami di sana (blah :p). Walo udah pernah ke sana, walo cuma toko pusat oleh², walo yang mau dijepret hal yang paling gak penting sekalipun, walo gak (bisa) pasang muka cakep ato ekspresif di depan kamera, hiksssssss. Oh saat² di kapal, saat² sarapan, makan malam, saat pertama sampe penginapan, saat makan bakso dan tahu tipat, saat di Tirta Empul, saat pesen nasi goreng di Tanjung Benoa, saat di GWK, Uluwatu, oh juga Joger, oh saat makan durian di depan Joger terus ujan turun, saat bli guidenya curcol kesedihannya karena akan pisahan sama rombongan Bus C, saat di Tanah Lot walo uda gelap (sebutin aja semua! :p). Kangenkyuuu ini juga tentunya gak hanya untuk Bali saja tapi juga untuk kebersaman selama kurang lebih 5 hari ya barengan dengan rombongan RRI Surabaya, khususnya Bus C. Walopun juga heheheh gak yang kenal² amat :((( (udah pisah gini baru deh nyeselnya diborong hiksss). Huaaaaaaa parahhh, kangen bangettt :(

Andai ada satu cara 
tuk kembali menatap agung suryamu, lembayung Bali...

-Lembayung Bali by Saras Dewi-


Sampai jumpa, Bali!
Secepatnya ya, as soon as possibble, aku akan ke sana lagi. Lebih lama. InsyaAllah! :')

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh :)

Saturday, January 5, 2013

Tour Bali 2012 RRI Surabaya: Day 2

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh :) 

Melanjutkan cerita liburan singkat saya di Bali, hari ke-2! :D

Tujuan pertama kami hari itu (Sabtu, 29 Desember 2012) adalah (masih juga) pusat oleh² khas Bali. Setelah kemarin saya lupa nama pusat oleh² yang uda kami datangi di hari pertama, di hari ke-2 ini saya ingat hehehh.. kami mengunjungi Hawaii. Nahhh, sedikit demi sedikit saya uda mulai ngelirik² barang² yang dijual di sana (ngelirik doang :p). 

Selesai dari Hawaii, rombongan kami menuju ke Tanjung Benoa. Sama seperti di setiap tempat di Bali, tempat ini juga pastinya bagus beuddd. Teriknya matahari, laut yang biru, kencengnya angin pas naik kapal ke Pulau Penyu, Oh Alloh... jadi pengen bangettttttt kembali ke Bali :(
Oke, yang lebih menarik lagi buat saya, di Pulau Penyu lebih tepatnya, saya dapet kesempatan foto dengan bule junior cowok hehehe.. Apakah saya ndeso sodara-sodara??? Biarin :D Satu hal yang pasti, dengan adanya kesempatan foto bareng itu bikin saya tiba² semangat lagi menggapai semua impian² saya (apasihhh). Entahlah :)


bule yang tinggi apa aku yang... ah sudahlah

Selesai dari Tanjung Benoa, kami menuju ke Uluwatu. Oye, sebelum ke Uluwatu rombongan kami mampir dulu yah ke rumah makan padang deket² Tanjung Benoa untuk makan siang.

Di Uluwatu masih gak banyak ambil foto huhu padahal sebenarnya tempatnya bagus dan ini kali pertama saya ke Uluwatu, sebelum² nya gak pernah ada tujuan wisata ke sini. Sampai sini sebenarnya uda parno duluan sama monyet² yang ada di sana. Yang katanya usil, yang mesti ati² dengan barang bawaan kalo gak bisa² diambil sama monyet (lah kita pan jangankan ama monkey yah, ama kucing di jalan aja kita takut XD). Dan emang beneran, beneran tambah parnonya maksudnya heheh. Baru sampai Uluwatunya aja uda ngeliat monyet gede (buat saya) lagi "mainan" sm petugas² di sana. Di kanan-kiri jalan deket pintu masuknya juga uda banyak aja monyet²nya, dari yang kecil sampai gedean. Di mobil
² pribadi maybe, ada monyet nangkring di atas atapnya wikkkkkkk. Tapi ya itu, teteup... sayang gak dipotooo... Takut kamera entar dilirik monyet kalik hihihhh :p 

malah poto di samping bus :p

Next, GWK. Apalagi di sini, tuambahhhh gak poto² samsek kecuali di deket pintu masuk pas nungguin tiket sama ada lah foto pas baru masuk (deket² pintu masuk juga T___T). Oya, mungkin karena liburan kami di Bali ini berbarengan dengan libur anak sekolah, juga pas banget akhir tahun jadi hampir di setiap tempat yang kami kunjungi rame, lebih rame'an lah pokoknyahhh! Seperti pas baru sampai GWK aja antrean mobil sama bus panjanggg sampai antara kendaraan yang mau masuk dan keluar itu mesti gantian, mesti pelan², malah hampir gak gerak. Jadinya belum sampai di tempat bus kita mau parkir, para penumpang udah diminta turun duluan (daripada kelamaan nungguin bus sampai parkir kan... bete). Di GWK agak ngarep² bakalan ujan ato minimal mendung sih tapi ternyata tidak haha jadi lumayan kepanasan (isss, masih ngeluh ajah deh kamoh din). 

GWKnya udahan, mestinya masih ada tempat wisata terakhir yang akan kami kunjungi hari Sabtu itu. Kuta!!! :D Tapi sayangnya, karena waktu uda mulai gelap dan gak memungkinkan rombongan ke Pantai Kuta (apalagi kalo tujuan utamanya mau lihat sunset) maka diputuskanlah hari itu kami menyudahi wisata di Bali pada hari ke-2. 

Sampai di penginapan, Alhamdulillah yah disambut padamnya listrik yang sudah tentuuu penginapan kami menjadi gelap, hanya ada remang² dari bantuan lilin gitu. Yawis, sambil nunggu listrik nyala kami menyantap makan malam yg jatuhnya ala² "candle light dinner" tapi rame² orang heheheh...

Sampai jumpa di cerita hari ke-3 ya! ;)

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh :)

Wednesday, January 2, 2013

Tour Bali 2012 RRI Surabaya: Day 1

Assalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh :)

Alhamdulillah tanggal 27 kemarin saya beserta ibu, ayah dan Nabila dikasih rezeki sama Alloh liburan lagi ke Baliiiiiii :D. Kali ini juga masih sama ikut rombongan tour Bali dari RRI Surabaya. FYI aja, ini kali ke-4 kami ikut rombongan RRI dan kali ke-5 saya ke Bali uhui! Kalau ada yang uda "gak sengaja" lihat postingan blog saya sebelumnya pasti bisa bedain banget perubahan dari waktu ke waktu saat kami tour Bali bareng RRI. Terutama perubahan dari adik saya, Nabila, yang Agustus 2008 ke Desember 2012 keliatan jauh lebih gede'an.

Kita berangkat dari rumah sekitar jam 13.30 menuju RRI Surabaya. Gak telat kok, cuma seinget saya 3 kali tour sebelumnya yg kita ikuti biasanya pas kita sampek RRI bus belum dateng tp kali ini uda pada parkir semua busnya. Malah banyak rombongan yg uda masuk ke bus. Begityu :3
Kami dapet tempat duduk di Bus C, di nomer 3, 4, 5, 6. Artinya kita dapet bangku di 2 deretan sebelah kiri dari depan (nah loh bingung gak tuh). Pokoknya, YEAY! :D

Setelah melengkapi (sebut aja) registrasi barulah kami masuk ke bus, naruh-naruh barang terus duduk manis di bus. Nahhh sembari nunggu pelepasan keberangkatan dari RRI Surabaya, saya dan Bila nyempet-nyempetin poto heheh :p

bingung mo gaya apa :p

bukan sponsor :p
 
Sesampainya di Bali ternyata kami gak langsung ke penginapan, hiks belom mandi :/
Yawis lah selesai sarapan uda disempet-sempetin cuci muka dll trus kita langsung capcus ke tempat wisata pertama yang akan kami kunjungi, nonton Tari Barong

mayan cinnn, walo lum mandi :p




 

 Trus lanjut kemane yeh???
Ooo ya, nganterin bapak² dan rombongan cowok yg mau sholat jumat. Nahhh sambil nungguin itu, ibu² dan rombongan ceweknya diajak ke tempat oleh² khas bali gitu tp namanya ciyus lupa akunyah (yeee parahhhh nih Dinda belom² uda lupa :p).

Selesai di tempat oleh² trus kita jemput bapak², mas² dan adek² yg habis sholat jumat lalu kita keeeeeee (mikir lama sambil nginget² :p) Tirta Empul! (inget setelah nyontek dokumentasi poto² :D). Sayangnya di Tirta Empul saya gak ambil foto hikkks..

Tirta Empul udah, lalu kami ke Sukawati. Alhamdulillah gak beli apa² ya cin, uda hampir gelap juga, belum mandi seharian juga, msh hari pertama di Bali juga jd belum yg pengen² banget mau beli² gityuu.

mejeng duyu :p

Sukawati selesai terus waktu yang kami tunggu² hari itu datang juga, ke pe-ngi-na-pan! :D
Alhamdulillah penginapannya bagus, model² minimalis gitu pokoknya dominasi putih abu² tampak dari luarnya. Setalah masuk kamar, Alhamdulillah... bersih. Ada 2 bed, AC, TV dan yang penting kamar mandinya juga bersih. Oya namanya Hotel Wartasari di jalan Pidada seinget saya :)

ekspresi "akhirnya sampai juga di penginapan" :D

Hari ke-2 lanjut nanti ya ;)

Wassalamu'alaikum warohmatulloohiwabarokaatuh :)